Senin, 13 Desember 2021

 

BUSINESS MODEL CANVAS



Mengenal Pengertian Business Model Canvas

Saat ini akan dibahas mengenai Business Model Canvas (BMC). BMC ini merupakan sebuah tools yang telah dikembangkan oleh Alexander Osterwalder. Selain itu juga telah dipopulerkan melalui bukunya yang bernama Business Model Generation. BMC ini juga dikembangkan untuk membantu organisasi bisnis dan juga para pengusaha pemula di dalam memetakan serta melakukan analisa pada model bisnis mereka.

Seperti Apakah Business Model Canvas?

Secara umum, BMC telah dikembangkan dengan cara mempertimbangkan 9 blok utama yang harus diperhatikan untuk memetakan sebuah model bisnis. Dari 9 blok utama ini, seluruhnya telah terangkum pada satu canvas (1 halaman). Dan inilah yang menjadikan BMC unggul. Sebab, dengan kesederhanaannya yang hanya terdiri dari 1 halaman ini, ternyata powerful untuk memberikan pemahaman mengenai model bisnis secara keseluruhan. Kesembilan blok yang terdapat pada BMC tergabung pada 1 kanvas, yang mewakili kunci utama untuk pendorong keberhasilan dari suatu bisnis,

  1. Customer Segments : Siapakan konsumen anda? Dan seperti apakah deskripsi orang yang ingin anda pecahkan masalahnya? Bagaimana karakteristik mereka? Apa saja yang mereka pikirkan? Semua itu bisa anda rasakan dan lakukan.
  2. Value Proposition : Solusi seperti apakah yang anda tawarkan untuk konsumen anda? Apa yang menarik dari solusi yang anda berikan? Apa yang menjadikan para konsumen mau memilih, membeli, dan menggunakan value anda?
  3. Channels : Bagaimanakah cara supaya value / solusi masalah anda semuanya dapay sampai ke tangan para konsumen.
  4. Customer Relationship : Bagaimana cara anda berinteraksi di dalam menjaga loyalitas dari para konsumen?
  5. Revenue Streams : Bagaimana cara bisnis menghasilkan uang dari value yang telah kita tawarkan?
  6. Key Activities : Apakah aktivitas kunci maupun strategi kompetitif yang dilakukan bisnis untuk membuat value proposition nya?
  7. Key Resources : Apa sajakah sumber daya yang ada pada suatu perusahaan supaya bisa lebih kompetitif dalam menciptakan value?
  8. Key Partnership : Siapakah partner yang mendukung organisasi supaya bisa selalu kompetitif?
  9. Cost Structure : Apa sajakah faktor – faktor yang bisa membentuk biaya yang sebaiknya dikeluarkan?

Perlu anda ketahui, BMC terdiri dari 3 bagian utama. Dan bagian tersebut diantaranya yaitu berupa offering, customer, beserta infrastructure.

 

Manfaat dan Kelebihan Business Model Canvas

BMC atau Business Model Canvas saat ini sdah menjadi populer tidak hanya di perusahaan besar yang sdah sukses saja. Akan tetapi juga populer di kalangan entrepreneur serta di kalangan intrapreneur dalam memetakan, menganalisis, validasi, serta melakukan inovasi pada model bisnis yang telah ada. Dari sini bisa disimpulkan ada 3 manfaat utama dari BMC.

  1. FOKUS

Satu hal yang bisa dibuktikan dengan membuat Business Model Canvas ini yaitu bisa menajamkan fokus serta menjadikan kejelasan tentang model bisnis yang diajukan, dari pada harus membuat rencana bisnis yang banyaknya luar biasa.

  1. FLEKSIBEL

BMC juga bermanfaat sekali sebab mudah untuk dimodifikasi serta tetap memberi pandangan secara menyeluruh pada model bisnis

  1. TRANSPARANSI

Karena BMC ini sebagai pendiri dari beberapa bisnis, maka manfaatnya juga bisa untuk mengomunikasikan visi dan model bisnis kepada tim. Kemudian, dengan BMC tim maka bisa menjadi lebih mudah mengerti apa model bisnis yang ada pada organisasi.

Contoh ini diambil dari salah satu usaha atau bisnis kuliner bernama Kopi menganga Berikut jawaban dari pertanyaan yang sudah disediakan di atas

 

1. Segmentasi konsumen atau pasar (customer/market segmentation)

Target pelanggan atau pasar yang disasar oleh pemilik bisnis ini adalah remaja hingga orang dewasa yang berusia 14 sampai 45 tahun. Target pasar tersebut berasal dari berbagai kalangan, antara lain:

• Pelajar SMP/SMA

• Mahasiswa

• Pegawai kantoran

2. Proposisi nilai (value propotition)

• kopi menganga akan dijual atau disajikan dalam berbagai pilihan rasa dan topping.

• kopi menganga bisa dinikmati di warung utama atau gerai lain jika sudah buka cabang dan dibawa pulang untuk diminum di rumah.

3. Jalur pemasaran atau promosi (channels)

• Aplikasi pemesanan makanan online (Gojek, Grab, ShopeeFood)

• Festival kuliner

•Pameran di instansi

• Media sosial (Instagram, Facebook, Youtube, TikTok)

4. Hubungan atau relasi dengan pelanggan (customer relationship)

• Potongan harga 25% khusus untuk pembelian ketiga dan kelipatannya.

• Promo gratis roti khusus untuk pemesanan menu kopi menganga spesial.

• Potongan harga khusus untuk pameran atau festival.

• Berbagai macam promosi menarik untuk pembelian khusus melalui aplikasi online.

 

langkah-Langkah selanjutnya akan di ulas dalam tugas berikutnya, terimakasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar